Penyebab Konflik di Pantai Gading (Ivory Coast)

Peta Pantai Gading (Ivory Coast/Côte d'Ivoire)

Peta Pantai Gading (Ivory Coast/Côte d'Ivoire)

Pantai Gading, atau yang juga dikenal sebagai Ivory Coast/Côte d’Ivoire, merupakan sebuah negara yang berada di Afrika Barat yang diguncang oleh konflik sipil karena pasukan yang setia kepada pemimpin oposisi Alassane Ouattara berusaha untuk menggulingkan Presiden Laurent Gbagbo (incumbent) setelah pemilu presiden yang bermasalah pada bulan November lalu. Sebagian besar komunitas internasional mengakui kemenangan Ouattara dan mendesak Gbagbo untuk turun dari jabatannya.

Apa yang menjadi latar belakang konflik di sini?

Pantai Gading (Ivory Coast/Côte d’Ivoire), yang memenangkan kemerdekaan dari Perancis pada tahun 1960, merupakan salah satu kekuatan utama di Afrika Barat, dan sejarah telah mencatat banyak kesuksesan dari negara ini.

40% dari 21.5 juta penduduknya berada di bawah usia 14 tahun, sementara hanya 3% yang berusia lebih dari 65 tahun.

Selama dekade 1990-an, Pantai Gading menikmati pertumbuhan ekonomi yang tinggi berkat adanya liberalisasi pasar dan reformasi. Sejumlah besar imigran berbondong-bondong ke negara tersebut untuk bekerja di industri pertanian seperti kopi, kelapa sawit, karet, dan kakao. Pantai Gading merupakan penghasil 40% kakao yang beredar di dunia.

Namun, suatu ketika pecahlah sebuah perang saudara. Para imigran yang datang untuk bekerja ikut menjadi korban.

Secara tidak resmi, negara ini lalu terpecah menjadi dua. Pemerintahan yang berkuasa di daerah selatan berpusat di sekitar Abidjan, kota terbesar dan pusat transaksi komersial. Wilayah ini merupakan wilayah yang kuat dalam agama Kristen dan juga rumah bagi banyak pendukung Gbagbo, yang telah berkuasa dan memiliki kekayaan di Pantai Gading. Sebaliknya, Ouattara berasa dari utara yang dikuasai pemberontak, yang didominasi oleh imigran Muslim yang telah menjadi pengusaha penting dan pedagang.

Pada awal tahun 2011, PBB memiliki 9000 pasukan penjaga perdamaian yang ditempatkan di Pantai Gading.

Apakah agama memegang peranan penting dalam konflik yang terjadi?

Tidak. Umat Muslim tinggal di daerah selatan Pantai Gading sementara umat Kristen berada di utara. Tapi masalahnya, orangyang tinggal di Utara seringkali melecehkan orang yang tinggal di Selatan. Begitu pula sebaliknya. Gbagbo, contohnya, sering mengatakan bahwa Outtara adalah orang luar yang tidak patriotik.

Mengapa pemilu pada bulan November 2010 memiliki arti yang signifikan?

Gbagbo, yang berkuasa sejak tahun 2000 setelah pemungutan suara yang kontroversial, telah berulang kali menunda pemilu ulang yang demokratis dalam satu dekade belakangan ini.

Pemilihan presiden pada tanggal 28 November 2010 menyatakan Ouattara sebagai pemenangnya, tapi Gbagbo menduga hasil votingnya sudah dicurangi di utara. PBB mengatakan bahwa walaupun pemilunya mungkin sedikit dicurangi, tapi hasil yang keluar tidak memiliki penyimpangan yang berarti.

Sejak saat itu, masyarakat internasional, termasuk Amerika Serikat, Uni Eropa, Uni Afrika, dan ECOWS sebagai badan regional (Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat/the Economic Community of West African States) telah mengakui kemenangan Ouattara dan mendesak Gbagbo untuk lengser.

Sebuah resolusi PBB pekan lalu juga mengenakan sanksi pada presiden incumbent ini, istrinya, dan tiga orang rekannya, serta menuntut dia untuk segera turun. Hal ini memberikan lebih banyak keleluasaan untuk para penjaga perdamaian dalam melindungi warga sipil.

Mengapa Presiden Gbagbo tidak mau melepaskan kekuasaannya?

Gbagbo dan Ouattara telah sejak lama saling bersaing. Gbagbo juga masih pahit akan terpecahnya Pantai Gading hampir satu dekade yang lalu.

Mengapa konfliknya baru mencapai klimaks sekarang?

Sanksi ekonomi yang diberlakukan oleh masyarakat internasional atas pemerintahan Gbagbo sudah mulai dirasakan berat sehingga presiden incumbent kesulitan dalam membayar gaji dan membayar sumber daya yang dibutuhkan untuk mempertahankan kekuasaan.

Pembelotan kepala tentara Phillippe Mango pada minggu lalu – dia meminta suaka di kediaman duta besar Afrika Selatan – telah membuat Gbagbo lemah dari sisi militer. Ouattara di lain pihak terus menikmati dukungan dari masyarakat internasional dan menjadikan pasukan pemerintah tertarik untuk bergabung dengan kelompok oposisi.

Apa dampak dari masalah ini bagi rakyat Pantai Gading dan kawasan sekitarnya?

Minggu lalu, United Nations Operation in Côte d’Ivoire mengatakan bahwa hampir 500 orang tewas dalam pertempuran yang berlangsung sejak pertengahan Desember 2010. Angka ini telah naik secara dramatis dalam beberapa hari terakhir.

Hamadoun Toure, juru bicara dari United Nations Operation in Côte d’Ivoire (UNOCI) mengatakan bahwa telah terjadi berbagai pelanggaran hak asasi manusia dan penjarahan dalam skala besar di berbagai wilayah, terutama di Daloa. Doaloa merupakan ibu kota daerah dan pusat perdagangan kakao menuju Liberia.

Selain itu, kerusuhan telah menyebabkan ratusan ribu orang menjadi pengungsi. Pada bulan Maret, PBB mengatakan ada antara 200 ribu hingga 300 ribu orang pengungsi di wilayah Abidjan saja. Hampir 85 ribu pengungsi telah tiba di Liberia sejak bulan November, demikian menurut pemerintah Liberia, UNHCR, dan mitra-mitranya.

Mengapa seluruh dunia harus peduli terhadap Pantai Gading?

Selain dari masalah kemanusiaan, Pantai Gading merupakan salah satu kekuatan utama di Afrika Barat. Negara ini merupakan sebuah contoh kasus dari uji demokrasi bagi sebuah daerah yang mengalami beberapa pemilu tahun ini. Nigeria akan memulai pemilunya pada bulan ini sementara Liberia akan mengadakan pemilu pada musim gugur tahun ini.

Sumber: CNN.com

Share
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply


Fatal error: Cannot redeclare get_leaf_dirs() (previously declared in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/footer.php:20) in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/footer.php on line 24