Pasukan Ouattara Menyerbu Kediaman Gbagbo di Pantai Gading

Kediaman Gbagbo yang terbakar setelah diserang oleh pasukan pendukung Ouattara


Pasukan yang setia pada presiden terpilih, Alassane Ouattara menyerbu kediaman saingannya Laurent Gbagbo pada hari Rabu, 6 April 2011. Demikian menurut juru bicara Ouattara. Mereka berada di kediaman Gbagbo tapi belum bisa menangkapnya. Menurut Affoussy Bamba dari ibukota, Abidjan. Juru bicara Gbagbo, Ahoua don Mello mengkonfirmasi bahwa kediaman Gbagbo tersebut memang lagi diserang. Juru bicara Ouattara mengatakan bahwa tidak ada cara lain untuk memaksa Gbagbo turun.

“Negosiasi dengan Gbagbo telah gagal.” Mamadou Toure yang menjadi juru bicara Ouatarra berkata.

“Gbagbo memutuskan untuk tidak menyerah, jadi pasukan Ouattara tidak memiliki pilihan lain. Tujuannya adalah mengusir dia dari rumahnya.”
“Presiden Alassane Ouattara akan memutuskan langkah selanjutnya.” Mamadou Toure menambahkan.

Gbagbo terlihat akan menyerah pada hari Selasa, setelah konflik yang berlangsung lebih dari 4 bulan ini. Kedua belah pihak telah diminta untuk menandatangani persetujuan gencatan senjata untuk mengirimkan pasukan perdamaian dari PBB dan Perancis untuk mengurusi krisis kemanusiaan yang terjadi. Pasukan Ouattara memasuki Abidjan pada hari Kamis minggu lalu setelah sebuah serangan yang menyapu negeri penghasil cacao tersebut. Ketika mereka datang kekerasan sporadis yang terjadi sejak pemilu empat bulan yang lalu meningkat intensitasnya menjadi perang.

PrintFriendlyShare
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply