Demonstrasi di Afganistan Atas Pembakaran Al-Quran

Para penganut Islam berdoa di Hazrat-i Ali di Mazar-i-Sharif pada tanggal 1 April 2011

Sekitar 1.000 demonstran berkumpul di depan Kabul University (Universitas Kabul) pada hari Selasa, 5 April 2011. Mereka mengutuk tentang pembakaran Al-Quran yang dilakukan oleh seorang pastur dari komunitas kecil di gereja Jones, Florida, Amerika Serikat. Para demonstran berjalan menuju tengah kota dengan dikawal pengawalan polisi. Tidak ada insiden yang terjadi atas kejadian ini, menurut kepala polisi Afganistan Abdullah Mahboob.

Pada Minggu, 3 April 2011, terjadi kekerasan antara polisi dan para demonstran di Kandahar. Para demonstran melempari batu ke arah polisi sementara pihak polisi mencoba menahan mereka. Sedikitnya tiga orang tewas dalam kejadian ini.

Pada hari Sabtu, 2 April 2011, sedikitnya 9 orang tewas dan 73 orang luka-luka atas demonstrasi di Kandahar. Pada Jumatnya, 12 orang dinyatakan mati saat para demonstran menyerang markas PBB di Mazar-i-Sharif.

Presiden Afganistan, Hamid Karzai mengutuk proses pembakaran Al-Quran ini seperti halnya presiden Amerika Serikat Barrack Obama.

sumber: cnn.com

PrintFriendlyShare
You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “Demonstrasi di Afganistan Atas Pembakaran Al-Quran”

  1. Radenkayanto says:

    Seorang Pendeta , sudah hilang ke pendataan.
    Sudah lupa dengan jemaatnya !!!
    Sering di ucapkan janganlah masuk ” Persekutuan = sekutu setan ” !!!
    Sudah Lupa dengan ucapan sendiri , karena persekutuan setan .

Leave a Reply