Protes di Suriah Menyebabkan 15 Orang Tewas

Meningkatnya kekerasan antara pasukan keamanan Suriah dan demonstran anti-pemerintah telah berakibat 15 orang tewas pada Rabu, 23 Maret 2011 di kota Daraa. Penyebab dari demonstrasi ini adalah karena televisi pemerintah Suriah memberitakan bahwa pemerintah Suriah memecat gubernur provinsi Daraa.

Tidak ada angka yang jelas berapa jumlah korban sebenarnya, tetapi menurut para aktivis dan pendukung hak asasi manusia di Suriah, korban awalnya berjumlah tujuh orang. Para pasukan keamanan menerjang masuk di dekat masjid al Omari setelah shalat subuh. Menurut jurubicara oposisi, pasukan keamanan mencoba untuk menghentikan pergumulan yang dilakukan para pengunjuk rasa untuk bereformasi.

Setelah kejadian itu, sekitar 3.000 pengunjuk rasa dari kota tetangga berkumpul di luar Daraa dan terjadi bentrokan antara pasukan keamanan dan para pengunjuk rasa. Pasukan tentara ini dipimpin oleh seorang anggota keluarga dari Presiden Bashar al-Assad, yaitu Maher al-Assad.

Dalam kejadian ini, delapan orang tewas dalam bentrokan, hal ini membawa jumlah korban menjadi 15 orang pada hari rabu lalu.

Pasukan keamanan menempatkan tank-nya untuk mengepung Daraa, termasuk dekat masjid al Omari. Selain itu, layanan telepon seluler dan rumah pun telah terputus.

Sementara menurut pemberitaan melalui televisi pemerintah, para pengunjuk rasa menggunakan senjata dan menyerang pasukan keamanan. Hal ini menyebabkan dokter, perawat, dan supir ambulans tewas.

Menurut Wissam Tarif, direktur lembaga aktivis pembela hak asasi manusia Insan, pasukan keamanan Suriah menembakkan senjata tajam ke arah para pengunjuk rasa yang tidak bersenjata. Selain itu juga, menurut Tarif, orang-orang yang terluka dari kejadian protes ini tidak akan lagi dibawa ke rumah sakit. Hal ini diakibatkan apabila telah dibawa ke rumah sakit, tidak lama setelah perawatan, korban akan hilang tanpa berita.

Menurut UNHCR, jumlah korban yang tewas sejak awal bentrokan Jumat lalu berjumlah enam orang, sementara menurut sumber CNN, jumlah korban pada Jumat lalu berjumlah total 21 orang.

Sumber: CNN.com

PrintFriendlyShare
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply