Update Terbaru Perang Libya – 23 Maret 2011: Gadhafi Tidak Takut Serangan Pasukan Koalisi

Pemimpin Libya Moammar Gadhafi muncul di hadapan publik pada hari Selasa, 22 Maret 2011. Dia berpidato di depan para pendukungnya dan mengatakan bahwa dia tidak akan menyerah.

“Mereka [pasukan koalisi] tidak akan menteror kami. Kami meremehkan roket-roket yang mereka luncurkan. Seluruh Libya meremehkan roket-roket tersebut. Kami akan mengalahkan mereka dengan metode apapun yang dibutuhkan,” demikian ucap Gadhafi.

Gadhafi juga mengatakan bahwa Libya memimpin perang terhadap imperialisme dan kekuatan opresif, dan dengan tegas mengatakan bahwa ia tidak takut akan ancaman yang tengah dihadapi.

Sementara itu, pejabat militer Amerika Serikat Adm. Samuel Locklear III mengatakan bahwa Gadhafi telah melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dengan melakukan serangan militer terhadap populasi sipil. Hal inilah yang menyebabkan diterapkannya zona larangan terbang dan agresi militer terhadap kekuatan militer Libya.

Dalam waktu 12 jam belakangan ini, Amerika Serikat telah menembakkan 20 misil tomahawk, demikian diungkapkan salah seorang pejabat militer Amerika Serikat, Komandan Monica Rousselow. Secara total, sebanyak 162 tomahawk telah dilontarkan oleh militer Amerika Serikat sejak Operasi Odyssey Dawn diberlakukan. Sejauh ini, operasi militer tersebut diklaim telah berjalan sesuai target dan rencana yang ditetapkan.

Sumber: CNN.com

PrintFriendlyShare
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply