Seperti dilansir AFP, Sabtu (5/3/2011), Adly ditangkap bulan lalu. Penangkapan mantan menteri tersebut merupakan bagian dari penjaringan pelaku korupsi yang dilakukan oleh pihak berwenang yang baru. Beberapa mantan menteri dan pejabat tinggi di Partai Demokrat Nasional Mubarak juga ikut ditangkap.
Aksi protes yang pecah pada 25 Januari dan berakhir pada mundurnya Mubarak telah menyebabkan bentrok berdarah antara pengunjuk rasa dan tentara Adly.
Aksi unjuk rasa di Mesir telah menelan korban tewas sebanyak 384 orang dan lebih dari 6.000 orang terluka. Sementara sejumlah orang lainnya ditangkap.
Beberapa hari sebelum unjuk rasa, polisi menghilang dari jalan-jalan di Mesir. Hal ini memicu dugaan bahwa Adly telah secara sengaja menyebar kekacauan.
Adly juga berada dalam penyelidikan atas tuduhan memberikan perintah penembakan pada para demonstran dan mengosongkan kemananan.
Sumber: Adinda Permatasari – Okezone

March 6th, 2011
Porink 
Posted in
Tags: 

