Warning: Illegal string offset 'css_section' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 594

Warning: Illegal string offset 'css_elem' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 595

Warning: Illegal string offset 'option_group' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 596

Warning: Illegal string offset 'std_id' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 598

Warning: Illegal string offset 'section_id' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 599

Warning: Illegal string offset 'placeholder_new' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 601

Warning: Illegal string offset 'choices' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 605

Warning: Illegal string offset 'placeholder_new' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 606

Warning: Illegal string offset 'desc' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 607

Warning: Illegal string offset 'section' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 637

Warning: Illegal string offset 'field' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 638

Warning: Illegal string offset 'setting_defaults' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 638

Warning: Illegal string offset 'option_group' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 640

Warning: Illegal string offset 'choice_new' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 642

Warning: Illegal string offset 'placeholder' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 643

Warning: Illegal string offset 'section_id' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 644

Warning: Illegal string offset 'option_group' in /home/porink/public_html/bloggy/wp-content/themes/Lazarin/functions.php on line 647

Edwardsiella Septicemia

 

Pendahuluan

Edwardsiella Septicemia adalah sebuah nama penyakit secticemia(keracunan darah) yang disebabkan oleh bakteri Edwardsiella tarda. E. tarda ini merupakan bakteri anaerob berflagellata gram negatif yang biasa menyerang ikan dan manusia. Sampai sejak penemuannya pada tahun 1969, masih sedikit yang diketahui tentang bakteri ini. E. tarda ini sangat berbahaya bagi ikan karena dapat menyerang ekosistem seluruh perikanan dan agrokultur tambak. Di saat di pertambakan tersebut sering menggunakan antibiotik untuk mencegah penyakit, E. tarda dapat menciptakan kekebalan terhadap antibiotik tersebut sehingga semakin kuat.

Mengenal cara hidup bakteri E. Tarda

E. tarda biasa hidup di tempat-tempat yang cenderung bersuhu hangat, karena saat suhu mencapai 13ºC dia akan mati, sementara saat suhunya mencapai 30ºC dia akan sangat subur-suburnya. Maka dari itu di Indonesia ini E. tarda sangatlah mudah untuk memperbanyak dirinya. E. tarda ini juga biasanya terbawa-bawa di air yang terjangkit oleh bakteri ini. Biasanya makhluk hidup seperti manusia, ular, burung, dan mamalia bisa membawa-bawa bakteri ini dan melepaskannya ke air lewat kotoran/feces mereka[2]. Di air, ia akan menjangkit ikan sehingga dapat menyebabkan septicemia. Di manusia juga dia akan menyebabkan septicemia dan meningitis. Ikan yang terjangkit akan sangat mudah menulari ikan lainnya, jadi sebaiknya lakukan karantina. E. tarda ini juga dapat menjangkit ikan dengan mudah apabila konsentrasi besi di air anda tinggi, bakteri ini mengeluarkan Siderophore dan Hemolysin. Siderophore inilah merupakan yang mengikat molekul besi yang berada pada sel inang, menciptakan nutrisi untuk bakteri tersebut. Sementara CAH(Cell-Assciated Hemolysin) dari E. tarda membelah sel darah merah dan mengeluarkan hemogoblin yang terikat di sana. Hemogoblin ini melepas oksigennya lewat dinding-dinding epidermis ikan sehingga tampak keluar banyak gelembung. Selain itu, darah ikan pun jadi tidak membawa oksigen lagi itu diedarkan ke seluruh tubuh.

Diagnosis dan pengobatan menurut pengalaman

Gelembung-gelembung akibat Edwardsiella Septicemia

Diagnosis

E. tarda ini biasanya paling sering menyerang ordo catfish yang tinggal di air yang hangat dan belut dari Jepang. Tanda-tanda awalnya terjadi pada Corydoras paleatus seperti yang tampak di atas merupakan
telah terjadi hingga bagian Meningo-Encephalitis kronik di mana dapat menyebabkan kerusakan otak.

Tanda-tanda awal infeksi dapat dibagi menjadi beberapa bagian.

Septicaemic akut
Bakteri yang masuk mulai menginfeksi. Bagian bawah dari ikan akan mulai mengembung dengan keberadaan cairan dan pendarahan dari saluran pencernaan ikan. Dalam hal ini, biasa ikan menjadi lemas dan tidak ada nafsu makan.

Meningo-Encephalitis Kronis
Mulai perkembangan di mana akan membuat kantong-kantong di tubuh ikan yang bila dicium akan mengeluarkan bau yang tidak sedap, hal ini dapat menyebabkan peradangan yang membentuk gerindil-gerindil di otak.
Ikan akan akan tampak lesu dan juga berenang tidak beraturan. Ikan yang bersangkutan pun akan sering berkedut otot-ototnya
Kasus Meningo-Encephalitis biasa terjadi setelah septicaemic akut.

Lesi
Pendarahan di daerah mulut, daerah leher, perut dan pangkal sirip.
Anemia, penjedolan di daerah mata atau Pop Eye, perut akan bengkak dan melebar dan dapat juga menjadi dropsy.
Lesi sebesar 1-2 mm akan tersebar seluruh tubuh terutama daerah posterior ikan. Dari dalam lesi tersebut akan tampak luka kecil di mana luka tersebut diakibatkan jaringan epitel ikan terangkat.
Dari organ dalam ikan, organ seperti hati dan yang lainnya akan mengalami pendarahan, pembusukan. Limfa pun akan membesar serta mengandung banyak cairan(edema).
Terkadang, ikan pun terinfeksi oleh Flavobacter columnare yang menyebabkan columnaris pada ikan.

Pada kasus ini, ikan akan banyak menghirup udara dari permukaan. Memang ini hal yang wajar biasanya untuk Corydoras, tapi ternyata udara yang dihirup membuatnya kembung hingga dia tidak bisa tenggelam lagi dan berada di permukaan terus menerus menghisap udara karena tubuhnya terlalu yang ringan oleh udara. Hal ini mengakibatkan berenang yang tidak teratur. Masalah keinginan ikan untuk menghisap udara dari atas permukaan air akibat kekurangan oksigen yang diambil oleh E. tarda tersebut. Saat kondisi sudah semakin parah(fase kronis), maka dari jaringan epidermis ikan(epitel) akan mengeluarkan gelembung-gelembung dan terlihat jaringan epidermis ikan yang mengelupas. Bila tidak diobati dengan segera, maka ikan anda mempunyai 50% kemungkinan untuk hidup[3].

Pengobatan

Penyakit septicemia ini dapat disembuhkan dengan menggunakan Oxytetracyclin atau Terramycin[1] yang diberikan sebagai pakan atau mencampurkannya dengan pakan. Dosis yang digunakan adalah 55mg/kg berat ikan setiap harinya selama 10 hari[1]. Bila ikan anda sudah tidak mau makan, maka bisa menggunakan suntikan untuk menyemburkan Terramycin secara langsung kepada mulut ikan. Setelah 48 sampai 72 jam masa pengobatan, maka kemungkinan sembuh dari Edwardsiella Septicemia ini cukup tinggi. Antibiotik yang dapat melemahkan E. tarda yang lainnya adalah: ampicillin, antifolates, chloramphenicol, ciprofloxacin, kanamycin, hampir semua β-lactams, dan nitrofurantoin[2]. Perlu diingat bahwa antibiotik colistin, glycopeptides, lincosamides, streptogramins, dan rifampin tidak mempan pada bakteri ini[2].

Corydoras g yg kena waktu diberikan dengan disemprot mulutnya setelah itu langsung batuk-batuk dan tiba-tiba pingsan. Sempet kaget juga waktu itu dikiranya mati karena tidak bergerak lagi, tapi udaranya sangat banyak yang keluar. Tapi setelah 1 menitan corydoras g bergerak sedikit-sedikit. G simpen di air yang dangkal dan didekatkan dengan aerator, 10 menit lebih dia kejang-kejang akhirnya mulai bisa berenang walaupun oleng. 30menit setelah pengobatan dia mulai bisa berenang lurus kembali walau penyakitnya belum sembuh benar. Hal ini patut diperhatikan karena kemungkinan teknik pengobatan seperti ini akan menyebabkan ikan tersedak.

Dikarenakan E. tarda ini dapat membuat kekebalan dalam sebuah antibiotik, maka disarankan untuk mengganti antibiotik anda apabila terjadi kekebalan.

Referensi dan dirangkum dari:

1. Textbook of Fish Health dikarang oleh dr. George Post

2. microbewiki.kenyon.edu

3.  Natural Antibiotik Susceptibilities of Edwardsiella tarda, E. ictaluri and E. hosinae dibuat oleh Ingo Stock dan Bernd Wiedemann

4.  intervet.com

Share
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Powered by WordPress | Designed by: Free WordPress Themes | Thanks to WordPress Themes, Premium Themes and